Kamis, 06 Maret 2014

MARKETING PLAN ( KEWIRAUSAHAAN )


TUGAS KEWIRAUSAHAAN : MARKETING PLAN PERUSAHAAN “BANDENG VAGANZA”

1.      Analisis situasi (SWOT)
Perusahaan “Bandeng ” adalah perusahaan makanan yang memproduksi aneka produk makanan dari ikan bandeng (Chanos chanos). Perusahaan “Bandeng vaganza ” awalnya berdiri di Semarang sejak tahun 2000. Seiring dengan kenaikan omzet, perusahaan “Bandeng Vaganza” berencana memperluas pemasaran ke yogyakarta. Deskripsi perusahaan “Bandeng” adalah sebagai berikut :
·         Kondisi Internal
Kekuatan (Strength)
Perusahaan “Bandeng Vaganza” sangat sukses dan terkenal di Semarang. Lokasi perusahaan “Bandeng Vaganza” yang berada di kawasan pusat perbelanjaan Semarang juga sangat mendukung kemajuan perusahaan ini. Perusahaan “Bandeng Vaganza” mempunyai produk makanan bermutu dengan cita rasa yang khas. Produk yang tersedia antara lain adalah bandeng tanpa duri, bandeng teriyaki, bandeng presto, dan perkedel bandeng. Konsep perusahaan “Bandeng Vaganza” adalah memanjakan konsumen dengan aneka produk makanan dari ikan bandeng yang dapat dipilih sesuai selera konsumen.
Keunggulan produk “Bandeng Vaganza” adalah bahan baku yang berasal dari tempat penghasil bandeng yang baik dan tidak berbau tanah, yaitu dari daerah Juwana, Pati. Bahan baku tersebut dapat diperoleh dengan mudah karena telah mempunyai pemasok tetap.
Yogyakarta merupakan kota pariwisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Perluasan pemasaran produk “Bandeng Vaganza” ke Yogyakarta diharapkan dapat merebut market share di sektor kuliner. Selain itu, perizinan untuk mendirikan suatu usaha di Yogyakarta juga termasuk mudah.
Manajemen SDM (Sumberdaya Manusia) perusahaan “Bandeng Vaganza” terdiri dari manajer, bagian keuangan, bagian produksi, serta karyawan yang memiliki skill dan etos kerja yang bagus. Dana yang digunakan untuk memperluas pemasaran berasal dari sebagian omzet yang telah diperoleh selama perusahaan “Bandeng Vaganza” beroperasi di Semarang.
Sarana dan prasarana untuk memperlancar perluasan pemasaran memakai fasilitas yang telah ada di perusahaan Semarang.





Kelemahan (Weakness)
Pemasok tetap apabila mengalami kegagalan panen maka akan berimbas pada proses produksi.
Harga yang ditawarkan oleh perusahaan “Bandeng Vaganza” masih relatif mahal untuk masyarakat Yogyakarta
·         Kondisi Eksternal
Peluang (Opportunity)
Sebagai salah satu kota tujuan pariwisata, Yogyakarta merupakan peluang yang bagus untuk mendirikan bisnis pusat oleh-oleh. Di Yogyakarta belum banyak ditemukan perusahaan yang mengkhususkan dalam memproduksi aneka olahan ikan bandeng, jadi ini merupakan peluang baik untuk memasarkan produk.Perusahaan “Bandeng Vaganza” memiliki pemasok tetap yang mendukung eksistensi perusahaan. Hal ini jarang dimilki oleh perusahaan yang lain.
Konsumen yang terdapat di Yogyakarta terdiri dari berbagai kalangan, yaitu keluarga, wisatawan, serta pelajar.Perusahan “Bandeng Vaganza” mempunyai produk yang istimewa sehingga diharapkan dapat menarik konsumen, sehingga produk “Bandeng Vaganza” dapat menggantikan produk-produk yang telah ada sebelumnya.
Pemerintah mengadakan program yang mengimbau masyarakat untuk mengkonsumsi protein ikan, jadi ini peluang yang baik untuk dimanfaatkan “Bandeng Vaganza” dalam memasarkan produk yang sesuai dengan program pemerintah.

Ancaman (Treat)
Masyarakat Yogyakarta memiliki tingkat konsumsi ikan perkapita rendah, jadi ini adalah salah satu hal yang mungkin dapat menghambat proses pemasaran produk “Bandeng Vaganza” pada awalnya.
Yogyakarta adalah salah satu kota pelajar, dan pelajar cenderung memilih produk makanan yang lebih terjangkau daripada produk hasil perikanan yang relative lebih mahal.
Produk makanan yang semakin berkembang mempunyai kemungkinan untuk mengganti produk “Bandeng Vaganza” di waktu yang akan datang.
Produk “Bandeng Vaganza” yang telah sukses mungkin akan membuat perusahaan lain yang akn meniru dan mengekor perusahaan “Bandeng vaganza”
Konsumen yang loyal terhadap produk lama mungkin akan memerlukan waktu untuk memilih berpaling ke produk “Bandeng Vaganza”.



2. Tujuan Pemasaran (Marketing Objectives)
·         Meningkatkan kesadaran konsumen akan keberadaan produk (barang) dan/atau jasa yang ditawarkan perusahaan “Bandeng Vaganza” di kalangan khalayak atau pasar sasaran di Yogyakarta.
·         Menimbulkan kepuasan bagi konsumen terhadap produk maupun pleyanan perusahaan “Bandeng Vaganza” sehingga konsumen akan melakukan pembelian ulang yang akan menimbulkan pemasaran produk tersebut mencapai s
·         asaran.
·         Memperluas penguasaan market share di Yogyakarta.Menjadi market leader dalam produk makanan dari ikan.

3. Strategi Inti (Core Strategy)

1. Product
Produk terdiri dari bandeng tanpa duri, bandeng teriyaki, bandeng presto, dan perkedel bandeng. Semua produk diolah dari bahan baku bermutu, ditangani secara higienis dan diolah dengan bumbu khusus sehingga menghasilkan aneka produk makanan dari ikan bandeng yang lezat, bergizi, dan tahan lama. Produk “Bandeng Vaganza” mempunyai kandungan protein dan omega 3 yang sangat berguna bagi tubuh. Semua produk dikemas dengan baik supaya tampilannya dari luar meyakinkan dan menarik konsumen untuk membeli. Packing yang bagus juga dapat menjadi nilai plus produk “Bandeng Vaganza” dari aspek prestise. Konsumen membeli produk dengan tujuan untuk memuasakan needs dan wants nya, jadi dengan membeli produk “Bandeng Vaganza”, konsumen tidak hanya mendapatkan makanan yang bergizi untuk dikonsumsi, tetapi konsumen juga mendapatkan sesuatu yang lain, yaitu berupa prestise yang mencerminkan gaya hidup (life style).

No. Jenis Produk Spesifikasi Harga@kemasan Target Market
1.      Bandeng tanpa duri Ikan bandeng dibersihkan durinya, lalu diolah supaya berteksur crispy. Rp.35.000,- Masyarakat middle-up, wisatawan.
2.       Bandeng teriyaki Ikan bandeng diolah dengan bumbu teriyaki. Rp.15.000,- Masyarakat umum, pelajar, wisatawan.
3.       Bandeng presto Ikan bandeng diolah dengan tekanan dan suhu tertentu secara vakum. Rp.30.000,- Masarakat middle-up, wisatawan.
4.       Perkedel bandeng Daging ikan bandeng dihaluskan, dicampur dengan tepung dan bumbu. Rp.5.000,- Masyarakat middle-low, pelajar.

2. Price
Harga setiap produk berbeda, sesuai dengan spesifikasi masing-masing. Harga yang bervariasi merupakan bentuk market segmentation. Harga yang diesuaikan dengan target pasar adalah strategi untuk mendapatkan perhatian dari konsumen dengan berbagai latar belakang status sosial dan ekonomi.
Produk dengan harga tinggi adalah produk yang dipasarka untuk orang kaya. Juga perusahaan “Bandeng Vaganza” mengharapkan laba yang besar.
Produk dengan harga rendah (penetration price) adalah produk yang dipasarkan dengan tujuan untuk meneroboskan produk masuk pasar.

3. Promotion
Perusahaan “Bandeng Vaganza” akan memperkenalkan produk melalui bantuan media. Media yang dipakai adalah berupa pamflet atau katalog yang berisi daftar aneka produk dengan spesifikasi dan keunggulan masing-masing yang disebarkan ke konsumen di beberapa tempat strategis yang menjadi sasaran pemasaran. Media promosi yang lain adalah dengan mengiklankan produk di televisi lokal supaya target pemasaran di Yogyakarta dapat dicapai. Promosi juga akan dilakukan oleh “Bandeng Vaganza” dengan membuat billboard di tempat-tempat yang strategis, sehingga orang dapat melihat berulang-ulang dan menjadi tertarik untuk mencoba. Perusahaan “Bandeng Vaganza” juga menggunakan public relation atau publicity untuk memberikan citra yang baik dari masyarakat terhadap perusahaan dengan mengundang wartawan untuk berkunjung ke perusahaan dan memberikan wawancara supaya berita-berita perusahaan dimuat di media massa tanpa pembayaran. Selanjutnya, promosi diharapkan berasal dari konsumen yang merasa puas sehingga menyebarkan info produk dari mulut ke mulut.
Tujuan dari periklanan (advertising objectives) produk “Bandeng Vaganza” adalah untuk memberi informasi kepada konsumen tentang produk yang dipasarkan, serta membujuk konsumen bahwa produk “Bandeng Vaganza” menawarkan mutu terbaik bagi uang yang akan mereka keluarkan untuk membelinya.

4. Place
Pada awalnya perusahaan “Bandeng Vaganza” akan berlokasi di pusat kota Yogyakarta. Selanjutnya akan mendistribusikan produk ke pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat pariwisata. Distribusi dilakukan sebaik mungkin supaya konsumen merasa dekat dengan produk “Bandeng Vaganza” serta dapat menemukannya dengan mudah.

5. Custumer Satisfaction
Perusahaan “Bandeng Vaganza” akan mengutamakan pelanggan untuk menjaga kepuasan mereka terhadap pelayanan yang diberikan perusahaan. Untuk mewujudkan perusahaan “Bandeng Vaganza” melakukan integrated marketing, yaitu keterpaduan diantara para karyawan dan manajer secara bersama-sama memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen.
Pemilik perusahaan akan membenahi dan mendidik para karyawan agar semua mempunyai arah, sikap, sasaran untuk memuaskan konsumen.

6. Innovative
Perusahaan “Bandeng Vagnza” akan membuat inovasi-inovasi baru dengan melakukan riset tentang keinginan konsumen yang selalu berubah. Inovasi yang dilakukan juga termasuk dengan mengembangkan produk untuk mencegah kebosanan konsumen. Dalam mengembangkan produk harus ada ide yang disaring dan dikembangkan untuk membuat produk percobaan yang akan diuji di pasar. Apabila inovasi dan pengembangan produk tersebut berhasil dipasarkan, maka produk akan diproduksi dalam jumlah banyak.

7. Market Intelligent
Perusahaan “Bandeng Vaganza” mengumpulkan berbagai informasi pemasaran. Perusahaan harus mempunyai data yang merupakan system informasi pemasaran yang sangat dibutuhkan oleh bagian pemasaran. Sistem informasi merupakan kegiatan orang-orang, peralatan, dan prosedur untuk mengumpulkan, menganalisa, mengevaluasi dan mendistribusikan informasi secara tepat dan akurat untuk digunakan sebagai pertimbanagn untuk mengambil keputusan pemasaran.
Informasi pemasaran dapat diperoleh dari internal perusahaan maupun dari eksternal perusahaan.
Perusahaan “Bandeng vaganza” akan melakukan intelijen pasar dengan mencari informasi dari surat kabar, majalah bisnis, internet, wawancara dengan konsumen, pemasok, serta mengamati kegiatan yang dilakukan oleh pesaing, dan sebagainya.

4. Jadwal Pelaksanaan (Action Plan)
No. Mulai Selesai Kegiatan Penanggung Jawab Keterangan
1.     12 Mei 2013 - 19 Mei 2013 Survey lokasi dan riset pemasaran. Manajer Mencari lokasi strategis dan berpotensi sebagai lokasi usaha untuk memperluas pemasaran produk.
2.      20 Mei 2013 - 25 Mei 2013 Negosiasi harga sewa lokasi dan bangunan. Manajer dan Bagian keuangan Menego harga yang sesuai dengan lokasi yang disewa
3.      25 mei 2013 - 26 Mei 2013Pembayaran sewa Bagian keuangan Membayar sewa selama jangka satu tahun kedepan
4.     27 Mei 2013 - 27 Juni 2013 Pemugaran Manajer dan bagian keuangan Mempersiapkan lokasi supaya menjadi tempat yang representatif untuk memperluas pemasaran.
5.      7 juli 2013 – 9 Juli 2008 Launching produk Bagian pemasaran Memperkenalkan produk Bandeng Vaganza kepada target pemasaran dengan berbagai teknik promosi.
6.      10 Juli 2013 Penjualan produk Bagian pemasaran Mulai menjual produk “Bandeng Vagnza”
5. Anggaran Pemasaran (Marketing Budget)

No. Kegiatan Budget
1.      Survey lokasi dan riset pemasaran Transport=Rp.500.000,-
Akomodasi+Konsumsi=Rp.150.000,-/hari X 7 hari=Rp.1.050.000,-
2.      Negosiasi harga sewa lokasi dan bangunan Transport=Rp.100.000,-
Akomodasi+konsumsi sehari=Rp.200.000,-
3.       Pembayaran Sewa setahun=Rp.30.000.000,-
4.       Pemugaran Desain Interior=Rp.15.000.000,-
5.       Launching produk dengan berbagai teknik promosi Rp. 10.000.000,-
6.       Lain-lain Rp.1.500.000,-
6. Kontrol (Control)
Melakukan pengawasan dengan membaca laporan-laporan tertulis dari pelaksanaan ataupun hasil observasi. Apabila ditemukan penyimpangan atau kendala dalam pelaksanaan, maka akan diambil tindakan perbaikan.











Makalah kewirausahaan hasil pertanian



Read More ->>

cangkok jambu air ( perbanyakn tanaman )


BAB II
LANDASAN TEORI

A.    PENGERTIAN
Mencangkok merupakan salah satu cara pembiakan vegetatif buatan yang bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya dan cepat menghasilkan. Selain itu, pohonnya juga tidak terlalu tinggi.
Mencangkok dilakukan dengan cara menguliti hingga bersih dan menghilangkan kambium pada cabang atau ranting sepanjang 5-10 cm pada tanaman dikotil untuk kemudian dipindahkan ke dalam wadah lain saat akar telah tumbuh.
Pada saat mencangkok, kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan agar kulit tidak terbentuk kembali. Bila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan cambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat cambium yang telah dibersihkan dan pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.

B.    DESKRIPSI TANAMAN

1.      Jenis Tanaman


 Kingdom                : Plantarum
Sub Kingdom         : Kormophyta
Super Divisio         : Kormophyta biji
Divisio                   : Spermatophyta
Sub Divisio            : Angiospermae
Classis                  : Dycotyledoneae
Ordo                      : Myrtales
Familia                  : Myrtaceae
Genus                    : Syzygium
Species                  : Eugenia aquea


Selain itu juga terdapat 2 jenis jambu air yang banyak ditanam, tetapi keduanya tidak begitu menyolok perbedaannya:
·         Syzygium quaeum (jambu air kecil) dan
·         Syzygium samarangense (jambu air besar).
Varietas jambu air besar yakni: jambu Semarang, Madura, Lilin (super manis), Apel dan Cincalo (merah dan hijau/putih) dan Jenis-jenis jambu air lainnya adalah: Camplong (Bangkalan), Kancing, Mawar (jambu Keraton), Sukaluyu, Baron, Kaget, Rujak, Neem, Lonceng (super lebat), dan Manalagi (tanpa biji).
Varietas yang paling komersil adalah Cincalo dan Semarang, yang masing-masing terdiri dari 2 macam (merah dan putih).

1.       Sejarah Singkat
Jambu air berasal dari daerah Indo Cina dan Indonesia, tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik. Selama ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan untuk konsumsi keluarga. Buah Jambu air tidak hanya sekedar manis menyegarkan, tetapi memiliki keragaman dalam penampilan. Jambu air (Eugenia aquea) dikategorikan salah satu jenis buah-buahan potensial yang belum banyak disentuh pembudidayaannya untuk tujuan komersial. Sifatnya yang mudah busuk menjadi masalah penting yang perlu dipecahkan. Buahnya dapat dikatakan tidak berkulit, sehingga rusak fisik sedikit saja pada buah akan mempercepat busuk buah.

2.      Syarat Tumbuh
a.      Iklim
·      Angin sangat berperan dalam pembudidayaan jambu air. Angin berfungsi dalam membantu penyerbukan pada bunga.
·      Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang curah hujannya rendah/kering sekitar 500–3.000 mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan. Dengan kondisi tersebut, maka jambu air akan memberikan kualitas buah yang baik dengan rasa lebih manis.
·      Cahaya matahari berpengaruh terhadap kualitas buah yang akan dihasilkan. Intensitas cahaya matahari yang ideal dalam pertumbuhan jambu air adalah 40–80 %.
·      Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu air adalah 18-28 derajat C.
·      Kelembaban udara antara 50-80 %.

b.      Media Tanam
·         Tanah yang cocok bagi tanaman jambu air adalah tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik.
·         Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok sebagai media tanam jambu air adalah 5,5–7,5.
·         Kedalaman kandungan air yang ideal untuk tempat budidaya jambu air adalah 0-50 cm; 50-150 cm dan 150-200 cm.
·         Tanaman jambu air sangat cocok tumbuh pada tanah datar.


c.        Ketinggian Tempat
Tanaman jambu air mempunyai daya adaptasi yang cukup besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.000 m dpl.

3.      Manfaat Tumbuhan
Pada umumnya jambu air dimakan segar, tetapi dapat juga dibuat puree, sirop, jeli, jam/berbentuk awetan lainnya. Selain sebagai “buah meja” jambu air juga telah menjadi santapan canggih dengan dibuat salada dan fruit coctail. Kandungan kimia yang penting dari jambu air adalah gula dan vitamin C. Buah jambu air masak yang manis rasanya, selain disajikan sebagai buah meja juga untuk rujak dan asinan. Kadang-kadang kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat.
A.    TEKNIK MENCANGKOK
         Alat-alat yang dibutuhkan :
              1.      Tanaman yang akan dicangkok
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYQw2YDdzuEPJt9b5HpW6KRjQrINALf6meS3bt5pLYreSjTh576CkeVDr3I1F1d5bfcjNR70d89LnQwhhF34_uv2kKiOGHZdi6MsjRKbxrCCyjLIgpqagHvL4jOpFkQTzjYYfhchSgA75H/s320/CRIM0062.JPG

2.      Tanah gembur



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB3hvFqwjhNfUHu0FgmbLXpg96b_j6_Bsp_AUJnwt_o3d3g1tmi-Zthy18XO9YEuzovr7QMJS7B9DysaQDcXnCcwodRA_dQgk60wgoA7vERQFJsPCsmu8SVvkL0WG5SHNmh9pZvSPx69zL/s320/CRIM0068.JPG
              3. Pisau
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieH7C1UALbctL-2jc5fywaiGfk-PfrSqMTRCoBJv7chVlWwqaqbk0FIyHC0RjBdlJs0Q2BUbr0WFqjMykE5qTwEYK-nbnWeMf7QveRKO1Z0wGE9VZC0PgV7i-OLsuA9ggarBV-hTSPNLPs/s1600/thh.bmp
      4.      Plastik atau sabut kelapa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkNANESYhJ344DVREq55ezS-JMPdvBHI-5uVw49I19s8STRGrFINMPBUFPZ4B8WjM2DxUaTpvmZib3i5KC1iRRGDhepMVuUTFchJk4YWQEzqZ3FRKlqfJBUFeAHvO9HeihLaNb8-Wz2Hux/s1600/oj.bmp

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLX1Ul126w2tvYmZvxhKGO2WcC1_ynRs7qCuPCk-5h5xxQbq2vsbV4ydF5WGVrqNsTE5akp55Yrny2AULxU6UJxaP9nVPE0vdlSk0uRv2J4SAIGT-C5LFoMcuDWl5jLjPCgBxjbPNgNxoH/s1600/ui90.bmp
 
5.      Tali plastik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivEog37rraj0QLfv0jR6sWbb8Boytvet1UbqXjTrl6F57gBRlGelCX3WclTDWPZYuVy-e4_MZBl6uGcKarYK_bUFhzaaTLAYzmBv-N3-dh7AUDZSIgUomZCpcVRB8azXs3c6Jtd1dly0ck/s1600/ojfr.bmp
 6. Air
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzIKy4_0vwUtaZV9-WYP7-oupNVQzeRIXH1pBCu7c3TQS_Yc9x_yP5B8wa9DAOp8ohV6949gi9jaC2VZghTvMjX7cwVHeMY7EB8Le6m6Z0hXmB5S9sN0J1oeZRjidA20Z8redKIcKK_YAF/s1600/bgfxb.bmp

Cara mencangkok yang benar dilakukan sebagai berikut : 
             1.      Pilih cabang yang sehat dan lebih baik yang tumbuh vertikal.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEkBiey9DsBXY5Y1uDhoV0_pLUXE51iie8PMx-C2DGfJNTUF95CV18wvMxO42O70dWZMxcU11z7Kt4IdLboEIcs67R_vBZn5xUZF25dCy6nwc1_HzproYoYszFYmLmmDTaJOWRnR5rON1K/s1600/untitledhu.bmp

           2.      Cabang dikuliti kulitnya melingkari batang dengan jarak 5-10 cm.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx0MtSxnaN4WYWEcjypKb2oZnj-VeHL-_FXw3QCdb1Fkap2HdqNkW4K0I6ujOG88IjLXTH9kSbQS2LMNV6_MnZRTYpSyWupWI2rNC5XIK1OFKCn9kMXO-D0cbeQdBdsoP8UIwUS8Ua7G46/s1600/untitled.bmp
3.      Bersihkan lapisan kambium yang menempel pada kayu.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvB3Mdd4bYecn2NcdtjTOnkoKRXm2LvUi-Q3RTsQ6GcTS6RQqTZzOISGb6KUte48UQW4xHxmCY1cJvwqPZ8jAkxHmKhuV5vpalSvXJeUq1Jm2l6kO_3_6ghQms8ptKP-JP1XVBzYwSexpy/s1600/ji9.bmp
4.      Apabila memakai plastik, plastik tersebut harus diberi beberapa lubang kecil sebagai jalan masuknya air terlebih dahulu.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5W-gmLVSOg9dOkcm2ulTLFrZftwYSpNL3JtV2UzCn8-1Cd4g7lNnDbFdJMiX8sbjbD-jcMN5-2q2JJpJVltqayaRzOb_9MuD9oMTwUK2MEn25JLVVgPDY0xYyKx1dfSsut8SYYCWQhJdk/s1600/ool.bmp


5.      Setelah lapisan kambium bersih, lapisi bagian tersebut dengan tanah gembur dan balut bagian yang telah terlapisi tanah dengan plastik atau sabut kelapa.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGGvfveXA-Zm82_SoBaE2jhpz0YVRsHrAoqeacKeI9UP5JX5t2bk3K-Y2saRxznc-dTsXwFZh5HVKl4hIjnvDs_QEHmVgWAn8wspHF13NuWmXXVif8BEfopkPgpWiSp28DMFmDPlW_Th8q/s1600/kyk.bmp

6.      Ikat balutan tersebut dengan menggunakan tali plastik dibagian ujung atas dan bawah.
 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdl4ve5HnoMV1XeS6rbYdBDzphmlkaa7WOyFPCK8VMKfzgKAiDNxiY6RqVGWlGiJnIFHKY9W5mRVSUG0JiXBP5DeQJHZsk2Wo5neGh7f9w7inf1gQpT04sgniTJG2y9tz28sYfOiZz4aZx/s1600/u89o.bmp

7.      Sirami bagian yang telah dicangkok secara teratur.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBUSc8VO_j5rML_aX8wheszJlcFg7Nk_8JAUyw4CGYdTc7SGHd06LHdgnILW8Ol8OZDsdpLOGXykEShGuGMFuDPTdNIhZ4J7NdimqgFT2b6mN_bM2TEAmXipml5HS1mk5Z92wge8nIKm68/s1600/uik.bmp


8.      Setelah kurang lebih satu bulan, akar mulai tumbuh. Jika pertumbuhan akar sudah cukup baik, balutan plastik atau sabut dilepas dan cangkokan siap ditanam di wadah baru.



Read More ->>

Daftar Blog Saya

Blogroll

Statistik

latar blkng

Ganti Gambar Latarnya Sesuka Kamu


Pasang Seperti Ini

Followers

Pages

Blogger news

Banner

Flag Counter

Laman

Halaman

Oleh nanda nugraha. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts